Jumat, 19 Januari 2018

Sejarah Indonesia

I. Pengertian Sejarah
   Menurut saya, sejarah merupakan suatu kejadian pada masa lampau yang ada kaitannya dengan masa sekarang yang dapat menjadi pedoman atau pelajaran bagi kita pada masa sekarang sehingga kita tidak terjatuh ke lubang yang sama. Selain itu, sejarah juga sangat berperan penting dalam ilmu pengetahuan dan dalam kehidupan sehari-hari. Karena setiap ilmu pengetahuan dan kegiatan sehari-hari pasti ada kejadian yang lebih dahulu terjadi, dengan kata lain setiap ilmu pengetahuan dan kegiatan sehari-hari ada sejarahnya.


II. Contoh Peristiwa Sejarah Beserta Konsep Berpikir Dalam Sejarah

Peristiwa Pembacaan Naskah Teks Proklamasi


  

   Peristiwa Pembacaan Naskah Teks Proklamasi merupakan peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Pada awalnya pembacaan teks proklamasi menuai banyak perbedaan pendapat, yaitu dari para pemuda dengan para golongan tua. Akhirnya mereka semua sepakat untuk melakukan pembacaan proklamasi secara diam-diam.Mereka pergi menjemput Soekarno di Rengasdenglok lalu dilanjutkan dengan menyusun naskah di rumah Tadashi Maeda. Dan paginya Soerkarno membacakan naskah proklamasi di kediamannya, sekaligus memproklamirkan kemerdekaan Negara Indonesia pada 17 Agustus 1945.



Konsep Berpikir Dalam Sejarah:
1.Waktu : Jum'at, 17 Agustus 1945

2.Ruang : Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat.

3.Diakronik :

   Pada tanggal 14 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada sekutu. Berita tentang menyerahnya Jepang kepada sekutu tersebar melalui radio-radio. Para golongan muda pun mendesak Soekarno untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.Pada awalnya para golongan tua tidak menyetujuinya, tetapi setelah berunding,para golongan tua pun menyetujuinya.Akhirnya pada tanggal 16 Agustus 1945 mereka menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk di amankan. Dan pada tanggal 16 Agustus 1945 Pukul 23.00 mereka menuju ke rumah Laksamana Maeda untuk merumuskan Naskah Teks Proklamasi.


   Perundingan-perundingan pun terjadi dari tengah malam hingga pagi hari. Dan pagi harinya, 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat, Acara pun dimulai pada pukul 10.00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil wali kota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.


   Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia.Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. 


4. Sinkronik:

   Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tonggak awal berdirinya sebuah negara berdaulat.Pada hari itu seluruh dunia melihat hasil akhir perjuangan sebuah bangsa selama lebih dari 350 tahun akhirnya mendapatkan hasilnya yaitu kemerdekaan yg diraih atas perjuangan sendiri.

   
   Awalnya proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, tetapi karena tentara Jepang yang masih menjaga ketat daerah sekitar Jakarta, Soekarno takut adanya pertumpahan darah antara Barisan Pelopor dengan tentara Jepang.Akhirnya Proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat dengan haru dan khidmat.


5.Kronologi :
  1. Kota Hiroshima di Jepang di bom oleh tentara sekutu Amerika Serikat (6 Agustus 1945). 
  2. BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Inkai (7Agustus 1945). 
  3. Bom atom kedua dijatuhkan oleh sekutu Amerika di atas Kota Nagasaki (9 Agustus 1945). 
  4. Sutan Syahrir menyebarkan prediksinya bahwa Jepang akan menyerah kepada sekutu (10 Agustus 1945). 
  5. Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia (12 Agustus 1945). 
  6. Jepang menyerah kepada sekutu (14 Agustus 1945). 
  7. Sutan Syahrir melakukan rapat di Gedung Bakteriologi untuk memaksa Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia (15 Agustus 1945). 
  8. Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945). 
  9. Pembacaan Naskah Teks Proklamasi kemerdekaan Indonesia di rumah Soekarno (17 Agustus 1945). 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar