Membangun Kawula Muda dengan Talk Show Interaktif
Oleh Auli Mirza Fatahillah
Pemuda Indonesia atau zaman sekarang
biasa disebut dengan Kaum Milenial merupakan penerus bangsa ini. Sebagai
seorang penerus bangsa, tentu perlu adanya pengetahuan lebih lanjut mengenai
banyak hal. Seorang pemuda tentunya belum banyak mengetahui hal-hal untuk
membangun bangsa ini. Karena memang fokus anak milenial sekarang ini adalah
belajar, belajar dan belajar. Untuk itu selain belajar formal di sekolah
seperti biasa, perlu adanya pelajaran untuk membangun kawula muda agar bisa
meneruskan bangsa ini kedepannya.
Pada 14 Desember 2019 lalu, ada
sebuah event berbentuk Talk Show Interaktif
yang bernama Milenial Fest yang diadakan di Balai Sarbini, Jakarta. Talk
show interaktif ini mengambil tema #SiapMelompatMaju, festival ini diperuntukan
untuk para milenial atau pemuda terkhusus untuk siswa SMA sampai perguruan
tinggi, namun tak jarang pula terdapat orang dewasa yang mengikuti festival
ini.
Festival ini sebenarnya sudah ada
sejak 2018 lalu, namun belum begitu banyak orang yang tahu. Kemudian di tahun
2019 ini, semakin banyak orang yang tahu mengenai festival menarik ini. Penulis
sebut menarik karena dari nama saja festival ini sudah menarik para Milenials
Indonesia. Selain itu, jajaran pembicara juga sangat menarik. Dari mulai
Pengusaha, Aktris, Gubernur, Walikota, hingga Para Menteri.
Ya, Menteri pun hadir dalam
rangkaian acara Milenial Fest 2019 ini. Siapa yang tidak tertarik untuk mengikuti
festival ini. Penulis pun sekejap langsung memesan tiket, dan Alhamdulillah ada
diskon pelajar buy 1 get 3. Cuma membayar 50 Ribu Rupiah bisa menonton acara
yang ada “Menteri” nya. Jarang-jarang ada acara seperti ini dan lumayan untuk
mengisi kegabutan selama masa-masa pasca UAS.
Penulis dan teman-teman sepakat
untuk naik kendaraan umum untuk berangkat kesana, cukup menggunakan kereta dan
busway serta hanya memakan waktu kurang lebih 1 jam 45 menit. Sungguh akses
kendaraan umum makin kesini makin terkoneksi. Sampailah kami di TKP, sudah
banyak kaum milenial yang menunggu di depan lobby Balai Sarbini Jakarta. Namun,
ada yang aneh, mostly mereka menggunakan almamater. Penulis dan
kawan-kawan tidak berpikir kalau harus menggunakan identitas sekolah untuk mengikuti
acara ini.
Penulis ingat kata teman, “Ya
udahlah, yang penting pake pakaian rapih dan sopan, Skuy lah!” Tak lama setelah
kami berjalan di JPO, tak sadar sudah sampai di TKP. Suasana di depan Balai
Sarbini sudah ramai oleh orang-orang yang didominasi oleh pemuda.
Setelah menunggu cukup lama, sekitar
satu jam, akhirnya tanda-tanda pintu utama akan segera terbuka. Panitia sudah
menginstruksikan kami untuk berbaris membuat 3 banjar. Setelah pengecekan
tiket, kami langsung diarahkan untuk Menuju ke ruang pertunjukkan utama. Kami
dibebaskan untuk duduk dimanapun. Penulis dan kawan-kawan bersepakat untuk
duduk tepat di tengah ruang pertunjukkan, untuk mendapatkan best view.
Waktu yang ditunggu-tunggu pun
datang, yakni pembukaan talkshow interaktif. Yang dibuka oleh Menteri BUMN,
Erick Thohir. Sebuah kehormatan bisa melihat langsung beliau. Beliau
mengajarkan banyak hal tentang Kementrian BUMN dan cabang-cabangnya.
Dilanjutkan dengan pembicara dari salah satu influencer Instagram Rachel Vennya
yang berbicara mengenai Generasi Milenial, di sesi ini kurang lebih
membicarakan mengenai bijak menggunakan teknologi untuk milenial.
Setelah itu, adalah sesi break, kami
memutuskan untuk jajan-jajan di sekitaran balai sarbini, ada siomay, batagor,
aneka jajanan jalan pokoknya! Ketika sedang asyik makan-makan, kami di beritahu
salah seorang teman bahwa acara sudah mulai lagi, dengan pembicara dari
Kemenkominfo yakni Bapak Johny G. Plate… wow.. ketika sesi ini beliau
mencertiakan tentang Palapa Ring serta networking lainnya yang sudah ada dan
sedang dikembangkan di Indonesia.
Selanjutnya, ada sesi yang tidak
kalah menarik yakni membahas tentang demokrasi Indonesia yang dibawakan oleh….
Bamsoet, Fahri Hamzah, Zainal Mochtar dan Putri Komarudin. Sesi ini lumayan
seru karena banyak juga para milenial yang bertanya seputar demokrasi Indonesia
pada masa ini.
Tak mau kalah, Bapak Anies Baswedan
pun ikut hadir meraimakan acara ini dan memberikan wawasan berupa kepemimpinan
yang menggerakkan melalui narasi. Beliau mengemas pembicaraannya dengan sangat
baik. Sesi selanjutnya adalah dari seorang milayder dari Tanjung Priok, yakni
Ahmad Sahroni. Memulai pekerjaan jadi kuli, sopir dan sekarang jdi milyader.
Disini beliau berbicara tentang kesuksesannya dan memotivasi kita untuk bisa
menjadi sukses kedepannya.
Lalu sesi terakhir yakni sesi yang
paling menghebohkan, karena ada Bapak Menteri Pariwisata , Bapak Wishnutama dan
Bapak Walikota bogor, yakni Kang Bima Arya. Disini beliau berdua berkolaborasi
memberikan pengetahuan kepada kami seputar pariwisata di Indonesia. Dari mulai
budaya hingga Kota Bogor yang ternyata begitu indah nan menarik.
Sebenarnya masih banyak pembicara
lain yang penulis tidak bisa sebutkan satu-satu karena terlalu banyak
pembicara. Ada kurang lebih total 30 pembicara pada hari ini. Walaupun monoton,
namun tetap seru dan menarik. Karena banyak orang berpengaruh yang ikut hadir
dalam acara ini. Untuk 50 Ribu Rupiah, menurut penulis ini sangat-sangat worth
it . Penulis mendapat banyak pengalaman baru dan pengetahuan baru.
Semoga kedepannya Milenial Fest
dapat lebih baik dan tetap melukis generasi milenial untuk jadi yang lebih
maju. Salam milenial!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar